Friday, July 24, 2009

Jakarta, this summer



See that picture, blog? Empat orang di tengah itu bukanlah John, Paul, Ringgo and George meskipun ya... mereka juga berasal dari Liverpool. Liverpool Football Club, that is. Gambar ini diambil di sela-sela tour asia mereka. 



Sama seperti Liverpool, beberapa tim Inggris lainnya juga memanfaatkan liburan premiere league ini buat mengadakan pertandingan eksibisi buat promosi, sekaligus mengunjungi fans-fans mereka yang tersebar di berbagai belahan dunia. Sayangnya, Liverpool FC gak mencantumkan Jakarta jadi destinasi mereka di asia. Hiks. Sedih.



Tapi blog, sebenarnya dalam hati gue berharap bahwa tahun depan tim sepakbola kesayangan gue ini akan mengunjungi Jakarta. Yep. Gak berlebihan kan, harapan gue. Apalagi ketika mendengar klub Manchester United berencana tanding melawan timnas Indonesia di jakarta sejak beberapa bulan yang lalu. Harapan gue ini kemudian berubah menjadi optimisme yang cukup realistis. Once MU felt the football madness in Jakarta, maka berita kegilaan sepakbola ini akan tersebar ke berbagai penjuru dunia, dan kesempatan buat Liverpool buat maen di sini juga semakin besar karena toh, Fansnya mereka gak kalah heboh dan fanatik sama fans2 MU. Lagian, semakin banyak klub professional yang datang dan tanding sama timnas Indonesia, maka akan semakin positif impactnya buat pemain-pemain timnas. Slowly but sure, pengalaman mereka bertanding lawan klub profesional kelas dunia mau gak mau bakal ngasih pengalaman dan pengetahuan cara maen sepakbola yang baik dan benar. Dan bukan gak mungkin timnas bakal ter-improve skill organisasi permainannya  yang amburadul itu. 



Huh. What a perfect dream, ya? Hingga tepat seminggu yang lalu harapan dan impian itu sirna, ketika sekelompok orang yang entah siapa menghancurkan itu semua dengan peledakkan bom di 2 hotel Jakarta. 



My Hope, My Dreams of Liverpool FC and Indonesian football.
Are being ripped off. 



What do you expect me to feel, blog? Saat ini gue gak bisa merasakan hal lain selain Marah, Kesal dan Kecewa. Gue gak tau semua rasa ini harus ditumpahkan ke  siapa. Gak adil juga rasanya kalo pikiran ini kemudian men-judge kelompok-kelompok tertentu. Tapi sekali lagi, blog... What do you expect me to think!? Siapapun mereka, gue berharap mereka mendapatkan hukuman yang setimpal.



No comments: