Sunday, February 15, 2009

The Reader

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
For some unfortunate reason, ini adalah film holocaust kesekian yang gue saksikan dan gak sampe habis. Walaupun untuk yang satu ini gue cuma kehilangan sekitar 2 menit terakhir, tapi tetep aja. Ngeselin!

Menurut gue, film ini better than Benjamin Button. Entah karena sentimen pribadi gue sama Brad Pitt ato bukan, tapi yang jelas The Reader lebih berhasil membuat gue terbawa emosi ketimbang cerita si Benjamin Button. Mungkin karena alur cerita yang unpredictable.

Cerita berawal ketika Michael Berg, 16 tahun yang sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah, tiba-tiba merasa mual dan muntah-muntah dii depan pintu sebuah apartemen. Tanpa sengaja, ia bertemu dengan salah satu wanita penghuni apartemen bernama Hanna Smith yang segera memberikan pertolongan untuknya dan menemaninya pulang.

Beberapa bulan kemudian, Michael kembali ke apartemen yang sama untuk bertemu Hanna dan mengucapkan terimakasih. Sempat mengalami situasi yang aneh, akhirnya dua orang ini pun semakin dekat dari hari ke hari. 2 orang berbeda umur ini pun terlibat ke dalam sebuah hubungan yang saling menguntungkan. Michael yang baru mengenal seks, banyak belajar dari hanna. sedangkan Hanna, for some reason sangat menikmati cerita-cerita yang dibacakan oleh Michael dari buku-buku yang selalu dibawanya.

Hingga suatu hari tiba-tiba Hanna memutuskan untuk pergi, meninggalkan Michael tanpa pesan apa pun. Michael pun patah hati...

Apa sebenarnya yang membuat Hannah pergi? Kejadian-kejadian sesudahnya benar-benar mengejutkan buat gue dan berhasil bikin gue menempatkan film ini sebagai salah satu film terfavorit gue tahun ini.

One of the recommended film to watch!






3 comments:

Riri Jundarso said...

nonton dimana lo? dvd? pinjem dong.. haha!

amelya oktavia said...

iya, di dvd. gue juga minjem ri... huehehehe;p

PAK KUMIS 199 udin said...

gw juga pinjem dong teh...